Search results for bandara

Home sweet home

Akhirnya sampai di rumah lagi setelah beberapa hari “ikut-ikutan mudik”. Saatnya berbagi cerita lewat blog curhat yang satu ini, sekalian update dulu, kasian jablay seminggu ini blog hehe..

Saya dan nies berangkat ke Cepu pada hari sabtu minggu lalu. Sebelumnya kami ke Jogja dulu baru kemudian menempuh perjalanan darat menuju Cepu yang biasanya ditempuh kurang lebih 4 jam. Kegiatan disana ga jauh dari seputaran silaturahmi dan bersalam-salaman, bahkan seingat saya pada tanggal 20, seharian rasanya saya bersalaman hingga jutaan kali, halaahh lebaii :mrgreen: Kebetulan lagi musim mangga, jadi sekalian deh disempetin untuk manen mangga yang bergelantungan dimana-mana bagai kelelawar. Disekitar rumahnya memang banyak terdapat pohon mangga, jadi bisa sepuasnya metik mangga, itupun kalo tahan dikerubutin semut hehe…

Berkeliling di Cepu mengingatkan saya akan kota kelahiran saya di Singaraja. Kotanya ga terlalu ramai dan didominasi oleh pusat keramaian tradisional. Udah sempet sih liat kilang-kilang minyak di daerah sana, kebayang bahwa di bawah tanah yang saya injak terdapat kekayaan alam yang dicari oleh banyak orang. Sebuah kota kecil yang tampaknya cukup nyaman untuk ditinggali walau belum banyak fasilitas seperti di kota besar. Lalu lintasnya ga sah ditanya, serem juga, disini main serempet sana sini tampak biasa, mungkin siaran MotoGP adalah favorit disini (apa hubungannya :mrgreen: )

Bermain-main dengan keponakannya yang lucu-lucu juga merupakan kegiatan harian selama disana. Nih sekalian deh oleh-oleh fotonya :-D

cepu

Tanggal 23 pagi kami pun pulang. Perjalanan tidak begitu lancar karena di daerah Sragen jalanan macet banget. Perjalanan pun harus ditempuh seharian karena baru sore hari kami tiba di Jogja lagi. Di perjalanan, kami sempet lewat di tempat Noordin tertembak di Solo. Daerah sana tampaknya dijadikan “obyek wisata” oleh penduduk setempat. Sebuah papan yang bertuliskan “Noordin M Top tewas disini” dipasang melintang di dekat jalan. Jalanan pun menjadi macet di sekitaran tempat tersebut karena banyak pengguna jalan yang tiba-tiba tertarik untuk berbelok melihat atau hanya sekedar ingin tau sembari melambatkan laju kendaraannya.

Tak banyak yang bisa kami lakukan di Jogja karena kami harus pulang malam itu juga. Setelah numpang mandi di tempat kontrakan yang pernah dulu saya tinggali, maka kami pun segera meluncur ke bandara untuk pulang kembali ke Bali. Home sweet home :-D

Saatnya kembali membaca cerita dewasa tante cantik dan nyoba serunya belajar seo lagi :mrgreen: (maksa mode :ON)

Bandar Udara di tengah laut

Ada sebuah bandar udara di Jepang yang boleh dibilang sebagai salah satu kehebatan manusia di dalam membangun karya dengan “mengakali alam”, bandar udara tersebut bernama Kansai International Airport.

Airport yang satu ini dibangun terpisah dari daratan atau tepatnya dibangun diatas laut dan menghadap langsung samudera pasifik. Airport ini terhubung ke daratan melalui sebuah jembatan modern yang dapat dilalui oleh kereta, mobil, maupun bus.

Saya tiba-tiba tertarik menulis tentang Kansai International Airport setelah secara tidak sengaja melihat liputan pembangunannya di televisi. Bandara tersebut digambarkan memiliki konstruksi yang dibuat tahan gempa (yang memang sering terjadi di jepang) dan juga tahan badai. Pembangunannya sendiri diberitakan sangat sulit, karena mesti meng-urug sebuah areal di air dan perancangnya juga mesti memikirkan bagaimana caranya agar bandara tersebut tidak tenggelam akibat lapisan tanah yang lembut dibawah permukaan laut yang mendasari bandara tersebut. Hingga saat ini dikatakan bahwa “amblasnya” bandara sudah dapat dikurangi dari 5 cm/bulan menjadi kira-kira 5 cm/tahun. Weih ruwet mesti buatnya.

Kansai International Airport juga sering disebut sebagai Black Hole airport oleh para pilot karena ketika akan melakukan pendaratan pada malam hari, cahaya hanya datang dari bandara tersebut, sedangkan disekitarnya gelap gulita.

Beberapa penumpang yang diwawancarai mengatakan bahwa ada sensasi tersendiri ketika mendarat di bandara ini. Seolah-olah pesawat akan mendarat di atas air atau di sebuah kapal induk. Mungkin mirip-mirip bandara Ngurah Rai jika mendarat dari arah barat kali yah :-D

Dari televisi sudah terlihat indah, aslinya pasti lebih menakjubkan :-D

kansai-international-airport

Lion Air mendarat darurat di Batam

Diberitakan bahwa pada hari senin tanggal 23 kemarin, sekitar pukul 18.30, pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 972 yang membawa 162 penumpang dewasa dan 6 kru pesawat, melakukan pendaratan darurat di bandara Hang Nadim, Batam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun sejumlah penumpang mengalami luka-luka akibat benturan.

Kecelakaan terjadi karena roda depan pesawat tidak dapat dikeluarkan ketika akan mendarat. Pesawat sempat berputar-putar sebelum akhirnya pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat. Pilot memutuskan untuk menipiskan bahan bakar dengan cara berputar-putar sebelum melakukan pendaratan darurat. Tujuannya untuk meminimalkan resiko pesawat terbakar ketika melakukan pendaratan. Pesawat pun nyungsep di ujung landasan tanpa roda depan.

Dunia transportasi tanah air rupanya sedang naas. Di lain tempat, diberitakan pula bahwa terjadi kecelakaan yang melibatkan kereta api Dhoho jurusan Surabaya-Malang yang menabrak bus Harapan Jaya jurusan Kediri-Jakarta. Tabrakan tersebut terjadi di pintu perlintasan kereta api, Jalan Brigjen Katamso, Kota Kediri.

Membaca berita-berita kecelakaan seperti itu tentu sangat menyedihkan (sekaligus menakutkan). Entah kecelakaan terjadi karena faktor manusia ataupun teknis, namun sebagai salah satu pengguna jasa transportasi, tentu kita selalu berharap agar penyedia jasa transportasi dapat selalu memperhatikan faktor keselamatan dalam menjalankan usahanya untuk meminimalkan resiko kecelakaan, bahkan kalau bisa menekan angka kecelakaan ke titik 0. Besar harapan pengguna agar itu bisa diwujudkan.

Semoga tidak terulang kejadian-kejadian buruk di dunia transportasi ke depannya. Amin..

Melanggar itu biasa

Peraturan ada untuk dilanggar. Entah kuny*k mana yang mencetuskan kalimat aneh itu pertama kali :evil: Dalam kenyataannya, memang sering terjadi demikian adanya, misalnya dalam hal mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Mari kita coba perhatikan beberapa “pernyataan aneh” yang sering terlontar dari pengendara yang tidak taat aturan (atau bahkan tidak paham untuk apa aturan itu dibuat),

“ga usah pake helm, toh nggak ada polisi”
Kesimpulan : kegunaan helm adalah agar tidak ditilang polisi.

“tancap man!! Nyala kuning tuh, buruan sebelum kena lampu merah”
Kesimpulan : lampu kuning artinya tambah kecepatan, bukan hati-hati dan kurangi kecepatan.

Sekarang coba perhatikan skrinsyut dibawah :

——Parkiran bandara Ngurah Rai———–

Rambu-rambu lalu lintas ternyata tak banyak gunanya kalo ga ada kesadaran. Mungkin karena budaya melanggar itu malah dibiasakan. TanyaKEN apa..?

Insiden maskapai penerbangan Indonesia (lagi?)

Baru-baru ini terjadi 2 insiden beruntun yang kembali mencoreng dunia penerbangan di Indonesia. Di Bandara Juanda, sebuah pesawat Wings Air dengan nomor penerbangan JT 574 mengalami lepas ban ketika akan mendarat. Untunglah 167 penumpang dapat keluar dalam keadaan selamat. Beberapa penerbangan terpaksa harus ditunda akibat insiden tersebut.

Menyeberang ke Makassar, musibah juga menimpa pesawat Merpati Airlines jenis Boeing 737-400 tujuan Timika. Pesawat gagal lepas landas karena ban pesawat pecah. Untunglah pilot tanggap dan membatalkan rencana untuk take off walau pesawat dikabarkan telah berada di Runway. Dilaporkan bahwa tidak ada korban jiwa, 165 penumpang semuanya selamat.

Semoga Dephub atau lembaga yang berwenang mengatur audit kinerja keselamatan penerbangan dapat melakukan tugasnya dengan lebih baik mulai saat ini. Semua tentu mengharapkan agar angkutan udara (terutama maskapai penerbangan dalam negeri) menjadi sebuah sarana transportasi yang nyaman dan tentunya aman.