Search results for biliar+kontrol

Pilih Akurasi atau cueball control?

Sering menjadi perbincangan iseng bagi penggemar olahraga biliar, mana yang lebih bagus, apakah orang yang akurasi tembakannya tinggi (namun cueball control-nya/penempatan bola putih jelek atau kalo orang indonesia sering bilang “PARKIR”nya jelek :mrgreen: ) atau orang yang sangat paham dengan kontrol bola putih namun akurasi pukulannya kurang bagus (atau “NDAK TITIS” kalo orang jawa bilang hehe..)

Idealnya tentu akurasi tinggi plus cueball control bagus (maunya gan), tapi seandainya ada seorang yang benar-benar pemula, mana yang seharusnya lebih dulu dikuasai?

Menurut saya hal pertama yang harus dipunyai seorang pemain adalah “sense” memasukkan bola yang tinggi, feeling memasukkan bola tanpa melihat titik alias akurasi tembakannya tinggi. Cueball control adalah hal belakangan yang akan dikuasai seiring dengan banyaknya orang tersebut berlatih.

Logikanya, buat apa paham sekali teori penempatan bola putih jika bola sasaran ga pernah masuk. Ya ga boss? :-D Saya pernah ketemu orang yang “TITIS”nya luar biasa, akurasi pukulannya sungguh istimewa. Padahal sepintas saya liat dia ga begitu bagus penempatan bola putihnya, asal aja. Pokoknya bola berikutnya keliatan aja, langsung hajar deh.

Bagi yang baru tertarik bermain biliar, terutama cabang pool (9ball,8ball,10ball dan sebangsanya) maka bila anda merasa akurasi pukulan anda cukup baik, maka 50% ada kemungkinan anda bisa menjadi pemain yang bagus bila banyak berlatih. Alasannya karena modal udah punya, yaitu bisa masukin bola :-D Intinya adalah bola yang masuk (kecuali bola putih alias gacuk loh :mrgreen: )bukan parkir yang keren. Tapi semestinya harus bisa dua-duanya kalo udah sering latian :-D

Berikut ada 2 tips ala amatiran untuk berlatih memasukkan bola sasaran :

1. Feeling
Cara tradisional. Secara alami biasa dimiliki oleh pemain. Anda pun pasti bakal punya dengan catatan anda rutin berlatih, minimal bermain lah. Makin sering main, maka feeling anda akan makin terlatih. Otak akan “merekam” berbagai macam perilaku bola plus cara anda memukulnya. Secara tidak langsung anda sedang belajar mengamati berbagai efek yang ditimbulkan oleh berbagai macam pukulan yang anda lakukan.

2. Titik Bola
Anda bisa belajar memasukkan bola dengan melihat titik bola terlebih dahulu sebelum menembak. Amati garis yang dibentuk oleh bola sasaran dan lubang (pocket) yang dituju. Bagian bola sasaran yang jika ditarik garis lurus akan mengarah menuju pocket adalah titik pukulan yang mesti anda pukul agar bola tersebut melaju sesuai garis yang anda telah lihat tadi. Ingatlah, titik bola tidak pernah bohong, bila pukulan anda meleset maka kemungkinan anda salah mengenai titik bola.

Faktor lain tentu juga berpengaruh, seperti misalnya lurus atau tidaknya ayunan pukulan anda. Lurus atau bengkoknya cue/stik anda dan tentunya apakah anda sedang melakukan pukulan dengan efek/english. Apabila anda melakukan pukulan dengan efek/english, maka akan terjadi defleksi, dimana bola akan bergulir keluar dari relnya. Kemampuan anda meng-adjust arah pukulan ketika melakukan pukulan dengan efek akan berpengaruh besar. Disini yang berbicara adalah faktor pengalaman, setelah teorinya anda dapat maka anda akan menguasainya setelah sering mempraktekkannya. Intinya adalah practice make perfect :-D

Kembali ke leptop eh topik, maka latihlah akurasi pukulan anda terlebih dahulu, lalu baru kemudian memikirkan cara menempatkan bola putih (setidaknya menurut saya :mrgreen: ). Seharusnya anda bisa berlatih kedua-duanya berbarengan namun ingat untuk lebih mengutamakan akurasi pukulan anda terlebih dahulu. Mengenai jenis-jenis pukulan dasar sudah pernah saya tulis disini.

Mastering Pool with Mika Immonen (2009 world10ball champion, 2001 world 9ball champion, 2008 & 2009 US OPEN champion)

Udah dulu ah cerita sok taunya :oops:

Biliar adalah permainan yang cukup sulit dikuasai namun juga sebenarnya tidak begitu sulit bila awalnya kita menyenanginya. Susah susah gampang lah istilahnya. Memang benar bahwa sangat-sangat sulit untuk menjadi seorang yang pemain yang memiliki kualitas world class, apalagi bila kita hanya seorang amatir yang tidak memiliki banyak waktu berlatih. Namun ga mesti kan main tu biar jadi jagoan dunia, dipake untuk having fun juga bole kan. Bukankah kalo jago main maka bermain akan semakin mengasyikan :-D

Bagi master2 lokal dan dunia (emang bisa bahasa indonesia mereka :mrgreen: ) yang sapa tau baca tulisan amatiran ini mohon dikoreksi kalau ada kesalahan. Hanya sebuah tulisan dari seorang penggemar :-D

Selamat bermain Biliar :-D

2012 Gitu aja koq repot

Konon katanya menurut ramalan bangsa maya 2012 adalah hari yang disebut dengan kiamat. Bahkan sebuah film pun udah meluncur “memanfaatkan” momen dimana desas desus isu tersebut sedang hangatnya dibicarakan.

Lalu benarkah 2012 adalah hari kiamat? Kamu percaya ga Yud?

Halah…gitu aja koq repot. Mau kiamat kek, mau enggak kek, semua tu dah diatur ma Yang Diatas. Kalo udah waktunya ya bakalan kiamat beneran, tapi kalo Yang Diatas belum menghendaki ya bumi tetep akan berputar mengikuti porosnya mengelilingi matahari yang memerlukan waktu 365 hari waktu bumi :mrgreen: Saya pribadi ga terlalu memusingkan ramalan model begitu. Kalau beneran terjadi ya pasrah, kalo ga terjadi ya syukur banget. Secara saya pengen hidup hingga punya cucu gitchu :-D

Setuju ga pilemnya beredar?

Setuju-setuju aja. Just for Fun getu lohh… Tonton aja dan nikmati kehebatan pembuatnya membuat sebuah visual efek yang mampu menggambarkan sebuah kapal induk yang diterjang ombak hingga terbalik. Saya ga resah nonton pilem itu. Sedikitpun saya ga resah. Kiamat bagi saya adalah sebuah misteri, ketika tiba saatnya ya kita ga bakal bisa nyocot di blog seenaknya lagi. Kalo belum terjadi ya nikmati aja hidup, bekerja, nonton bola, main biliar, pacaran, jalan-jalan, dsb :mrgreen:

Yang menjadi masalah tentu bagi orang-orang yang cepat percaya dengan adanya rumor dan desas desus yang belum tentu kebenarannya. Anak-anak dibawah usia yang masih lugu juga kasian bila dengerin isu-isu tersebut diperbincangkan di televisi. Mereka besar kemungkinan akan terpengaruh dan percaya begitu saja. Menurut saya tayangan televisi yang “menggosipkan” isu2 tersebut yang harus dikontrol penayangannya.

Saya ga melarang orang percaya loh, tapi yang penting jangan ngajakin orang lain untuk ikut-ikutan percaya, apalagi menimbulkan keresahan.

Kalo saya mah santai aja sob…Life is beautifull, ai lop yu full, dapet salam dari tante cantik :mrgreen: