Search results for huruf+angka

Asal british tu kadang ga baik

Sori, ini bukan judul lagu band jam rut yang terkenal pas jaman saya SMA dulu. Tapi sebuah perilaku blogger yang suka nulis pake bahasa inggris pas-pasan dan ngandelin tools penerjemah sebagai kawan, contoh yang paling dekat ya si yudi :mrgreen:

Mengapa saya katakan “kadang tidak baik?”

Begini sodara-sodara. Sebuah tulisan yang ditulis oleh orang yang paham akan bahasa tersebut tentu akan berbeda hasilnya dengan tulisan yang dibuat oleh orang yang kurang cakap menulis dalam bahasa tersebut. Perbedaannya akan terlihat dari sisi pembaca. Sebagai contoh, perhatikan perbedaan kedua kalimat berikut (contoh pake bahasa ibu aja, coz inggris saya kue cucur alias ancur hehe.. )

Ditulis oleh orang indonesia aseli :
Kumpulan gambar cewek cakep gratis. Klik disini, unduh, dan nikmati sepuasnya.

Ditulis oleh bule yang menggunakan alat translate :
Rangkuman objek wanita ayu gratis. Disini klik, download, dan menikmati seterusnya.

Gimana? Arti kalimat kedua bisa ditafsirkan kan? Cuma pengertiannya yang jadi agak rusak wkwkwkwk… dan sialnya akan berpengaruh buruk juga jika pengen ngejaring trapik dari SE.

Sekarang anda bayangkan jadi orang yang sedang mencari gambar cewek hot di search engine hehe.. apakah mungkin anda mengetik “ rangkuman objek wanita” atau “objek wanita ayu” atau disini klik wanita” atau “objek wanita gratis” dan berbagai macam kombinasi dari kalimat yang kedua diatas? :-D

Tentu kebanyakan akan mengetik “cewek cakep” , “cewek cantik” dan something like that yang lebih familiar di kuping dan mata orang indonesia.

Di tulisan saya mengenai salah satu perilaku search engine dalam menampilkan hasil pencarian, tertulis bahwa terkadang pengunjung datang melalui kata kunci yang kadang-kadang tidak kita duga sama sekali. Setiap rangkaian kata yang anda tulis, memiliki cukup potensi untuk mendatangkan pengunjung. Nah apabila tulisan yang kita tulis “tidak umum digunakan/tidak biasa dipakai oleh pengguna bahasa tersebut/aneh dibaca/dan sejenisnya, maka kemungkinan tulisan tersebut tidak akan mendatangkan pengunjung nyasar ataupun tertarget, kecuali mungkin halaman tersebut “dipaksa muncul” di halaman awal karena yang punya jago banget SEO, padahal tulisannya ga nyambung blas.. :mrgreen:

Jalan yang paling baik adalah menyewa jasa seseorang yang mahir menulis dalam bahasa inggris untuk menuliskan artikel untuk menutupi kemampuan menulis yang asal british :mrgreen:

Sori, hanya tulisan subjektif. Bukan ditulis oleh pakar seo, pakar bahasa, ataupun pakar cewek cantik :mrgreen: kalo ada kesalahan mohon dikoreksi.

Ngeblog ga gratisan tapi ga bayar

Halah judulnya aneh banget. Beberapa temen disini bilang ngapain kalo “hanya” mau ngeblog pake bayar hosting segala, toh yang gratisan banyak. Sama aja kan, sama-sama bisa ditulisi dan “dicurhati”.

Waduh, kalo pertanyaan gituan ditanyakan sama banyak orang maka saya yakin jawabannya ga bakal seragam satu sama lain. Bagi yang ngeblog, pure untuk nyari duit maka ga usah dicari tau jawabannya, coz wis ngerti kira2 opo jawabane :mrgreen:

Bagi yang ngeblog dengan motif mencaci maki dan menghina seseorang maka kemungkinan cukup setuju dengan wacana “ngapain ngeblog berbayar”

Bagi yang ngeblog dengan tujuan ikut-ikutan agar ga dianggap goblog (padahal ngapain juga ngikut2 :mrgreen: ), maka kemungkinan agak setuju dengan jalan ngeblog berbayar. Biar rada kerenan gitu, nama domainnya bisa sak enak udelnya (dengan syarat masih available :lol: ), trus bisa bikin email yang embel2 belakangnya ga pake yahoo (baca : Ya Ho :mrgreen: ), tapi pake nama kakeknya hehehe..

Untuk yang nulis blog dengan tujuan ngerjain tugas dari bapak ibu guru sekolahnya (beneran loh, ada tugas SMP yang menugaskan muridnya ngeblog, walah… ), maka kemungkinan sangat ga setuju dengan blog pake mbayar. Berat di ongkos lah..

Orang yang ngeblog untuk nunjukkin kenarsisannya, maka akan mengangguk dengan ide ngeblog berbayar, setidaknya untuk nama domain narsisnya aja :mrgreen:

Orang yang ngeblog buat nyari temen dari seluruh Indonesia, maka bakal ada yang setuju dan ada juga yang ga setuju kalo diwajibkan bayar hosting dan domain untuk aktivitas ngeblognya.

Manusia yang ngeblog untuk bersenang-senang saja atau sekedar melepas penat, maka akan mempertimbangkan untuk ngeblog bayar iuran.

Dan lain lain, dan sebagainya :-D

Lalu, mana donk yang lebih bagus? Ngeblog dengan hosting dan domen berbayar atau numpang di layanan gratisan?

Yang mana aja bagus kaleee, sesuai dengan tujuannya masing-masing.

Kalo hanya sekedar untuk ngumpulin tugas sekali dalam 3 tahun, maka buat apa beli domen segala. Cukup buat blog pake blogspot, kan banyak tu template yang keren-keren. Masalah isi yang tergantung yang nulis, suka-suka dia.

Penganut gratisan belum tentu ga serius ngeblog kan. Banyak tu blog-blog bagus yang gratisan dan banyak pula blog2 jelek yang pake domen sendiri (jari telunjuknya jangan mengarah ke saya :mrgreen: )

Kembali ke judul, sebenernya bisa ko kita “ga bayar” tapi ngeblog dengan domen sendiri dan sewa hosting sendiri. Ada 1001 jalan menuju roma. Contohnya, numpang di hostingan temen, halah… :mrgreen:

Becanda kawan, bisa beneran ko. Awalnya ya memang mesti modal dulu, domen kan sekitaran 100 ribu rupiah setahun, berarti 100 ribu dibagi 12 maka kurang lebih sekitar 8300 rupiah lah sebulan untuk domen. Ga begitu mahal kan, lebih murah dari harga sebungkus rokok isi 16 yang ada huruf A-nya :mrgreen:

Lalu ya silahkan ngeblog sepuasnya, curhat sebebas-bebasnya (tapi hati-hati kalo ngejelekin orang, ntar diperkarain kayak luna maya hehe..), selipkan sesekali artikel yang banyak dicari orang. Pasangi beberapa iklan yang menuh-menuhin ruangan aje hehe.. Saya yakin setidaknya dalam beberapa bulan udah ga perlu kuatir dengan jatuh temponya bayaran hosting dan domen. Cukup kumpulin receh2 hasil majang iklan anda, maka anda bisa ngeblog sepuasnya dengan domen dan hosting berbayar “gratis” :-D

Lalu Yud, gimana kabarnya Luna Maya?

Heleh ko nanya sini, ga ngerti deh :mrgreen:

Mesti hati-hati ni kalo nulis-nulis blog atau status di situs jejaring sosial kalo ga pengen kena masalah. Curhat lewat email bisa kena, nulis unek-unek bisa kesamber. Nah yo, makanya ngeblog kek, nge-fesbuk kek, nge-twit kek, tetaplah gunakan sabuk pengaman agar selamat :-D

Hihihi maaf ko jadi ngalor ngidul gini ceritanya.

Cara mudah mendapatkan one way link gratis

SEO biasanya dikonsentrasikan pada membuat konten dan tentu saja mencari backlink. Menurut mbah Maridjoe, one way link yang mengarah pada situs kita lebih baik apabila datang dari situs yang memiliki topik yang serupa atau masih berhubungan dengan topik situs kita. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana caranya untuk mencari one way link menuju situs kita dari situs yang setopik? (kalo bisa dari situs dengan PR tinggi :mrgreen: )

Caranya pasti udah pada tau, pengen nambahin aja bahwa ada alternatif cara untuk mencari link secara gratis (ha iyalah…secara gw orang endonesya getu lohh, sukanya sama gratisan :mrgreen: ).

Tempatnya yaitu di FreeTrafficSystem.com. Untuk mendapatkan one way backlink, kita hanya perlu menyediakan sebuah artikel minimal 450 kata, yang kemudian siap disebarkan pada 30 blog pilihan kita sendiri (tentu saja pilih yang temanya serupa atau mirip). Kita pun bebas menentukan anchor text pilihan yang tentunya pastilah merupakan keyword incaran anda masing-masing :-D

Kalo pengen nyoba ya silahkan klik disini untuk mendaftar di free traffic system (link affiliasi). Kalo mau langsung menuju situsnya tanpa melalui link affiliasi juga monggo, tinggal kopikan saja ke browser freetraficsystem.com dan klik enter ( halahh… :mrgreen: ) Saya ga bakal dapet komisi berupa duit loh kalo mereferensikan member baru, tapi dapet bonus link aja :-D

Trafik bisa datang dari huruf/angka apapun pada blog anda

Terkadang saya suka sekali nge-klik-in link dari feedjit widget pada beberapa blog saya, untuk melihat kata kunci apa yang digunakan pengunjung ketika menemukan blog saya.

Percaya ga percaya, search engine kadang menampilkan sebuah situs untuk sebuah kata kunci “hanya karena” ada keyword-keyword yang tertulis berdekatan walau sebenarnya tidak dalam sebuah artikel yang sama.

Misal pengunjung mengetikkan keyword “mimpi makan soto bareng artis indonesia”, lalu dia menemukan blog anda di halaman pertama. Padahal anda hanya menulis sebuah artikel yang berjudul “makan soto bareng” dan kebetulan di sidebar ada kategori pada blog anda yang bernama “artis indonesia”. Terkesan maksa ya disambung-sambungin aja sama gugel :-D

Barusan saya ketemu lagi dengan “keyword aneh” yang menampilkan blog saya pada halaman pencarian di gugel. Ketika saya klik link yang ditunjukkan oleh feedjit, saya menemukan halaman pencarian gugel yang menunjukkan kata kunci “7th bla..bla..bla…”.

Nah, setelah saya amati ternyata keyword tersebut tertulis dalam artikel dan posisinya dekat dengan tanggal postingan yang formatnya adalah : bulan postingan, 7th. Kebetulan banget yak :-D

Jadi sepertinya setiap huruf dan angka yang tertulis di blog, bisa aja kebetulan narik trafik.

Begitulah sedikit cerita dari pemula yang belajar SEO :-D