Search results for jangan+bersahabat+dengan+masalah

GAGAL NO MORE

Judulnya aneh ya :mrgreen:

Apakah cita-cita/tujuan/goal anda saat ini? Saya yakin jawabannya sangat beragam, mungkin saja jawabannya adalah lulus kuliah dengan IPK tinggi atau bisa berkeliling Eropa sebelum umur 40. Mungkin juga ingin membentuk keluarga kecil bahagia atau menjadi seorang gubernur daerah anda pada periode berikutnya dan sebagainya. Diantara berbagai jawaban tersebut, saya yakin banyak diantara anda menjawab ‘meningkatkan kesejahteraan menjadi lebih baik’ (baca : meningkatkan penghasilan, baik dengan mencari pekerjaan yang lebih baik, membuka usaha, atau mungkin juga mencari uang tambahan yang banyak dari internet :-D )

Pasti teman-teman banyak yang sedang dalam usaha ‘make money online’ sehingga mengorbankan banyak waktu senggangnya untuk belajar dan praktek mencari uang di internet. Saya pun demikian, karena masih newbie banget maka saya mesti banyak belajar dan memperbanyak praktek. Saya sering mengunjungi blog-blog yang memberikan tips tips seputar mencari uang di internet. Banyak dari master-master di Indonesia yang membagikan ilmunya untuk newbie-newbie semodel saya, saking banyaknya informasi maka seringkali kita malah kebanyakan baca tapi jarang mempraktekkannya. Bila kita tidak praktek maka tak akan pernah ada hasil, dengan kata lain kita akan gagal bila tidak praktek.

Pastinya kita semua tidak ingin gagal bukan? Apa saja penyebab kegagalan tersebut? Apabila kita tau penyebabnya maka kita akan lebih waspada menghindarinya serta mencari solusinya. Berikut beberapa penyebab kegagalan dalam mencapai tujuan :

1. Kurangnya keyakinan bahwa tujuannya akan berhasil.

Bolehlah apabila orang lain menganggap bahwa tujuan kita mustahil tercapai, namun bila kita sendiri sudah menganggap tujuan kita mustahil tercapai maka celakalah kita, karena kemungkinan untuk berhasil akan seketika musnah. Bila tidak yakin maka kita akan melakukan pekerjaan dengan asal-asalan dan tidak bersemangat. Hasilnya sudah dapat ditebak akan tidak memuaskan juga. Maka pertama tama, yakinlah bahwa kita juga bisa mencari tambahan penghasilan lewat internet seperti orang lain yang sudah berhasil sebelumnya :-D Saatnya berpikir positif

2. Tidak merasa harus

Apabila kita tidak merasa harus mencapai tujuan kita maka pencapaian tujuan tersebut akan berlangsung sangat lama. Misal saja kita menganggap bahwa make money online hanya iseng-iseng belaka, dapet hasil ya syukur, kalo ga dapet juga tidak apa-apa. Nah apabila sudah begitu maka sudah tentu kita akan lama sekali mendapat hasil seperti yang kita inginkan.

3. Tidak punya Strategi yang terbukti berhasil dan tidak punya mentor yang baik.

Itulah gunanya belajar dari mereka yang sudah berhasil. Apabila kita tau strateginya maka kita juga bisa melakukannya, atau kalo bisa malah menciptakan strategi sendiri yang cocok dengan kemampuan diri sendiri. Caranya ya dengan blogwalking ke blog-blog para master, singgah ke forum-forum, bertanya via chat dengan orang yang lebih mahir atau mungkin ikutan kursus :-D
Bertanyalah kepada seseorang yang sudah berhasil menyeberangi lautan, jangan bertanya pada seseorang yang tau teori menyeberangi lautan namun belum pernah melakukannya. Seseorang yang memiliki strategi akan jauh lebih terarah dalam mencapai tujuan dibanding orang yang ngasal aja :-D

4. Tidak Fokus dan mudah menyerah

Ini adalah sesuatu yang sangat berbahaya alias biang kegagalan. Bila sedikit-sedikit sudah nyerah, merasa semuanya terlalu sulit, maka akan susah untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Sebaiknya fokus pada bidang tertentu hingga berhasil mencapai tujuan.

5. Menyalahkan keadaan

Ketika seseorang sudah melakukan excuses (beralasan), seperti mengatakan saya tidak berbakat, saya gaptek, saya tidak mengerti internet dsb tanpa melakukan usaha untuk menutupi kekurangannya maka besar kemungkinan akan gagal. Lebih baik lakukan saja terlebih dulu sambil belajar dalam proses pelaksanaannya.

Ketika seseorang melakukan justify (pembenaran) misal mengatakan “jelas saya tidak bisa seperti si A, wong dia punya background IT dan dekat dengan dunia internet serta modalnya banyak sekali, ya sudah pasti dia mudah melakukannya” Membenarkan keadaan dengan menutupi kemalasan adalah sesuatu yang dapat mengakibatkan kegagalan.

Ketika seseorang mulai blame (menyalahkan) keadaan, orang lain, keadaan ekonomi dsb maka kemungkinan kegagalan akan semakin terbuka. Ingat, kita bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Lebih baik mulai belajar bersahabat dengan masalah :-D

Point-point terinspirasi dari buku Financial Revolution karangan Tung Desem Waringin, dengan mencocokkan dengan situasi make money online :-D

Walaupun judulnya No More gagal namun tak dapat dipungkiri bahwa kegagalan seringkali selalu ikut serta dalam proses mencapai kesuksesan.

Salam Dahsyat!! :-D

‘Bersahabat’ dengan masalah

Setelah Berpikir positif kini saatnya ‘bersahabat’ dengan masalah, wow..kedengerannya ko seyem yah… 8-O

Sebagai manusia, kita pasti pernah tersandung masalah. Setiap manusia pasti memiliki masalah sendiri-sendiri. Masalah memang harus disingkirkan agar tidak menghambat tujuan kegiatan anda, namun karena masalah bakal selalu ada menyertai hidup kita maka sebaiknya kita bisa “bersahabat” dengan masalah. Bersahabat dalam artian bagaimana menyikapi dan menghadapi masalah serta menyelesaikan masalah dengan tepat.

Apa yang biasa kita lakukan bila terkena masalah? Apakah ngambek…, marah-marah…, mencari kambing hitam…, ngamuk…, mabuk-mabukan menghilangkan stress…, menyerah. Tindakan-tindakan tadi adalah contoh respon negatif ketika menghadapi masalah. Bukannya akan menyelesaikan masalah, namun tindakan itu malah bisa menimbulkan masalah baru. Nah ga pengen seperti itu kan.., makanya jangan merespon masalah dengan tindakan-tindakan yang tidak baik seperti contoh diatas.

Salah satu cara mengelola masalah ialah dengan mengajaknya’bersahabat’. Arti bersahabat disini bukannya akrab dengan masalah dan suka mencari cari masalah loh.., tapi bagaimana agar diri kita tidak dikontrol oleh masalah namun kita yang mengontrol masalah.

Berikut tips-tips ‘bersahabat’ dengan masalah :

Instropeksi Diri

Kitalah yang bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi pada diri kita, maka koreksi diri kita, manakah tindakan kita yang kira-kira menyebabkan masalah itu timbul. Telusuri dan niscaya akan ketemu pemecahannya.

Lihatlah dari sisi positif

Banyak hal menyenangkan yang pernah kita alami dan setidaknya bisa kita bayangkan. Alihkan perhatian anda dan berfokuslah pada sesuatu yang membuat pikiran anda senang. Biasanya jika pikiran senang maka akan menimbulkan banyak solusi dan ide sehingga masalah akan cepat terselesaikan.

Berjuang

Masalah bukan untuk dihindari namun harus kita usahakan agar dapat diselesaikan. Hadapilah masalah anda agar tidak menumpuk. Jangan menyerah dan jangan menunda. Masalah hanya akan terselesaikan bila kita bersedia untuk menyelesaikannya bukan menghindarinya.

Bertukar pikiran.

Bicarakan dan minta pendapat teman atau orang-orang yang dekat dengan anda atau tanyakan sekalian pada ahlinya. Siapa tau mereka bisa membantu sehingga masalah cepat terselesaikan.

Berdoa dan bersyukur.

Hanya padaNya kita berlindung. Segala sesuatu hendaknya juga disertai doa. Atas kehendakNya semoga segala masalah dan kesusahan dapat terselesaikan.

Kira-kira demikian cara ‘bersahabat’ dengan masalah, semakin banyak masalah terselesaikan maka semakin banyak tujuan anda yang tercapai :-D

Kalo ada temen-temen punya cara lain, mohon tinggalkan url atau sekedar memberi komen dibawah. Saya ingin sekali membaca tentang hal-hal yang berkaitan dengan menyelesaikan masalah. Terima Kasih :-D