Kenapa ya ada orang yang cepat sekali tersulut emosinya. Masalah dikiitt aja dah bisa membuat orang tersebut naik pitam bagai orang kalap. Di jalan raya seringkali saya temui model orang seperti ini, hanya gara-gara ada bapak-bapak tua yang ragu-ragu menyeberang dan mengakibatkan dia terpaksa mengerem mendadak, maka seketika sumpah serapah dan makian meluncur dari mulutnya. OMG….ga bisakah sabar dikit boss?? Kasian kan, bapak tua itu juga pasti ga pengen mengganggu kenyamanan anda, dia hanya ragu-ragu menyeberang. Kalaupun kesal, ya jangan sampai ngeluarin kata-kata yang tidak pantas ditujukan untuk orang yang sudah lanjut usia donk, ga sopan ah..

Pernah juga saya melihat orang yang marah luar biasa hanya gara-gara pedagang es buah salah memberikan pesanannya. Bapak itu pengennya ga isi tomat, namun si pedagang mungkin lupa dan memberikan irisan tomat pada es buah pesanannya. Taukah apa yang terjadi selanjutnya..?? Yup, benar sekali, bapak itu marah-marah mengomel-ngomel bagaikan dirinya baru saja ditipu dan kehilangan uang 1 milyar!!!
mbok ya sabar pak, marah si wajar, tapi jangan sampai ngeluarin makian yang ga enak didenger lah. Pedagang itu kan juga sama-sama manusia seperti anda yang juga punya perasaan, walau mungkin ga sekaya anda bapak yang terhormat
Apa ga bisa komplain tapi ga ngeluarin kata-kata &%$#$%$#. Minta ganti kek, minta tuker kek, atau apalah.
Tiap orang mungkin berbeda-beda tempramennya. Ada yang sabar, ada yang cepat marah, dan ada cuek aja. Walau udah ngerti semua orang beda-beda, tapi saya ko ga seneng yah dengerin orang marah-marah kayak gunung berapi meletus hanya untuk sesuatu yang sebenernya bisa diberesin sebentar ajah. Kalo misal anda habis ditipu ratusan juta dan ditembaki dengan senapan mesin, barulah anda pantas untuk berkata &^%$%^&^%, tapi kalo hanya karena irisan tomat?!! C’mon…energi hanya tersia-sia pak, selain yang disebelah juga ngerasa risih denger anda ngomong kasar
Karena saya sedang sedikit kesal, maka cukuplah saya cuap-cuap di blog ini. Hehe..ternyata saya juga sama aja, ko malah sewot sama bapak-bapak yang marah tadi, padahal hanya berada disebelahnya
Biarin ah, namanya juga curhat