Search results for ricky+yang

Jundel Mazon juarai Guinness 10ball world series 2010

Pebiliar Philipina Jundel “janno” Mazon akhirnya berhasil menjadi juara Guinness 10ball World Series grand final di mall taman anggrek setelah mengkandaskan perlawanan pebiliar tuan rumah Irsal Nasution dengan skor 10-5.

Sebelumnya Mazon mengalahkan juara dunia 10ball 2008 Darren Appleton di semifinal. Namun kejutan sesungguhnya adalah prestasi yang diraih pebiliar tuan rumah Irsal Nasution. Perjalanannya ke final begitu fenomenal karena berhasil melewati Alex Pagulayan (juara dunia 9ball 2004) dan Ronato Alcano (juara dunia 9ball 2006) sebelum akhirnya memasuki babak semifinal.

Di semifinal kejutan kembali terjadi. The Pool Devil Chang Jung Lin dibuatnya bertekuk lutut 8-1!! OMG! :-D Padahal Chang sangat diunggulkan karena dia adalah langganan juara untuk even guinness sebelumnya.

Sayang perjuangannya seperti mengalami antiklimaks di final, tepatnya di frame ke 7. Irsal Nasution gagal memasukkan bola 7 karena posisi bola putih yang rapat dengan bola 9 sehingga posisi menembaknya menjadi tidak nyaman. Semenjak itu momentum diambil alih oleh Jundel Mazon. Tertinggal 1-5 pada frame tersebut namun secara luar biasa Mazon mengambil seluruh frame sisa di pertandingan tersebut dan mengakhiri pertandingan dengan skor 10-5.

Namun Indonesia patut berbangga karena Irsal Nasution dan Ricky Yang telah menunjukkan bahwa Indonesia bisa bersaing dengan pemain-pemain kelas dunia.

Selamat untuk Jundel Mazon :-D

Ricky Yang melaju ke 16 besar Guinness 10ball Grand Final

Mental baja! Itulah kata yang pas untuk menggambarkan Ricky Yang untuk meraih kemenangan pada babak 32 besar Guinness 10ball Grand Final di mall Taman Anggrek kemarin malam.

Bermain melawan mantan juara US Open dari Amerika Serikat, Shane Van Boening, Ricky harus menahan nafas ketika tertinggal 5-7 dan Van Boening mendapatkan ball in hand dalam game yang berformat race to 8. Beruntungnya justru Ricky yang memenangkan frame tersebut dan memperkecil ketertinggalan menjadi 7-6.

Van Boening kembali gagal memanfaatkan frame berikutnya, padahal dia memegang break saat itu. Ricky Yang dengan luar biasa melakukan jumpshoot yang cukup sulit dan akhirnya membuat kedudukan imbang menajdi 7-7 Hill-hill, luar biasa.

Di frame penentuan, Ricky memegang kendali karena dia memegang break. Dengan sempurna Ricky Yang melakukan Run Out yang membuat Shane Van Boening mesti puas dengan raihan babak 32 besar. Selamat Ricky Yang, lanjutkan perjuangan.

Di partai sebelumnya di Tv table, Ralf Souquet berhasil menundukkan Satoshi Kawabata dengan skor 8-6. Walau Souquet yang dijuluki The Kaiser sebenarnya bermain buruk malam itu, namun untungnya Kawabata pun banyak melakukan kesalahan sendiri.

Contoh good sportsmanship ditunjukkan oleh juara dunia 9ball 2003 Thorsten Hohmann ketika melawan Ko Pin Yi. Ketika itu wasit memutuskan foul untuk ko pin yi karena dianggap dia tidak melakukan call sebelumnya untuk kombinasi bola memasukkan bola 7. Karena merasa bahwa Ko Pin Yi memang berencana melakukan pukulan itu (bukan keberuntungan) dan dia hanya lupa melakukan call yang memang diwajibkan dalam permainan 10ball, maka Hohmann dengan gentlemen mempersilahkan Ko Pin Yi untuk melanjutkan frame tersebut. Waduh hari gini masi ada juga orang begini ya, dia mungkin selalu merasa bahwa nothing cheap for the title. Salut buat Thorsten Hohmann :-D

Guinness 10ball kembali akan disiarkan secara langsung melalui StarSports pada hari ini 31 Agustus 2010 mulai jam 11.00 WIB. Bagi penggemar olahraga biliar saya ucapkan selamat menikmati :-D

Sini semua, ejek aku sepuasnya

Kemarin malam adalah Derby Della Madonina yang paling mengerikan yang pernah saya tonton. Bagi interisti tentu partai kemarin adalah partai yang indah, tapi tentu sebaliknya bagi Milanisti. Milan dibuat kocar-kacir oleh gelombang serangan Inter yang difokuskan ke titik paling lemah lini pertahanan Milan, yakni sektor kiri yang dijaga oleh Jankulovski.

Leonardo tampak belum siap untuk melatih tim sekelas Milan. Dia tak mampu merespons ketertinggalan, sebaiknya Milan semakin menderita setelah kebobolan. Keadaan makin diperparah oleh Kapten yang sangat tempramental. Saya pribadi sangat tidak setuju atas pemilihan Gennaro Gattuso sebagai vice captain dari Ambrosini. Rhino sangat tidak mampu mengendalikan emosi dan justru membuat situasi tambah kacau. Akan lebih baik bila ban kapten diserahkan kepada Alessandro Nesta jika Ambrosini dicadangkan.

Pato bermain cukup apik, namun sayang tandemnya di depan yakni Borrielo bermain adem ayem aja. Saya masih penasaran mengapa Leonardo lebih memilih Borrielo sebagai starter dibanding Huntelaar yang jelas-jelas bermain cukup apik walau hanya sebagai pengganti. Ronaldinho pun belum kembali ke permainan terbaiknya, sangat terlihat ketergantungan Milan terhadap Ricky Kaka jika menghadapi tim sekelas Inter.

Jika tak ada beberapa penyelamatan gemilang dari Storari maka saya yakin setidaknya Milan akan kebobolan selusin gol :-( Inter begitu superior kemarin. Sungguh suatu pemandangan yang tidak pantas mengingat kelas pemain Milan yang tentu saja sekaliber dengan kebintangan pemain-pemain Inter. Tampaknya peracik strategi perlu lebih banyak pengalaman lagi menghadapi partai seketat ini.

Hape udah bosen berdering dan dapet sms yang merayakan kekalahan Milan. Udah puas? Ayo sini, ejek saya sepuas-puasnya, tunggu pembalasanku :evil:

Ricky Yang dapatkan $20.000 sebagai juara Philippines Open 10 Ball Championship

ricky-yang-menang-philippines-10-ball-openDunia billiar Indonesia layak berbangga karena memiliki seorang Ricky Yang, seorang pemain yang dianggap salah satu yang terbaik di Indonesia (mungkin yang terbaik malah). Ricky Yang berhasil mengharumkan nama bangsa dengan menjuarai sebuah turnamen yang masuk kalender resmi wpa pool yakni Philippines Open 10 Ball Championship. Atas prestasinya, maka Ricky berhak atas gelar juara beserta trophy dan tentu saja prize money sebesar $20.000 atau kurang lebih 200 juta Rupiah.

Di Final, Ricky Yang mengalahkan si break bazooka Jeffrey De Luna dari Philipina dengan skor 11-4. Dengan format turnamen yang menggunakan sistem double elimination, Ricky Yang boleh dianggap sebagai juara sejati karena meraih trophy tanpa sekalipun mengalami kekalahan alias mencapai babak single elimination melalui bracket winner.

Permainan Ricky Yang tampaknya sedang hot-hotnya ketika turnamen. Berbeda dari penampilan-penampilan sebelumnya yang disiarkan televisi, kali ini saya lihat Ricky Yang telah mencapai level tingkat atas sebagai pemain biliar. Game plan yang terencana serta eksekusi yang konsisten tampaknya menjadi kunci kemenangannya. Salut buat Ricky Yang, semoga bisa mempertahankan dan meningkatkan level permainannya di masa depan.

Milan dan Vale tancap gas

Lama-lama ini blog bakal jadi blog laporan berita olahraga deh. Senen begini cuma pengen posting hasil-hasil hari minggu kemaren yang kebetulan jagoan-jagoan saya menang semua. Kalo yang dijagoin ga menang ya ga usah diposting hehe..

Pertama ya tentu aja klub bola idola saya yang the one and only yaitu Milan. Milan terus tancap gas penuh meraih 3 poin di beberapa laga serie A terakhir termasuk kemaren malam. Sayangnya Inter ga kepeleset, padahal pengennya inter kalah biar selisih menjadi 4 :-D Tapi gpp deh, scudetto emang susah dijangkau, target paling realistis ya peringkat 2 klasemen aja. Pada pertandingan kemarin, Milan menang 2-0 atas Catania. Gol kembali dicetak oleh Inzaghi yang sepertinya sedang on Fire. Gol lain tercipta oleh kaki Ricky Kaka yang membuat gol ke 15 di serie A musim ini.

Di tempat lain, Jupe lagi-lagi tersandung dan dipaksa bermain imbang. Selisih pun melebar menjadi 4 poin. Bye..bye..jupe, cukuplah dikau bersaing memperebutkan tempat ketiga aja :mrgreen:

Dari arena MotoGP, berita baik lageee. Valentino Rossi melebarkan jarak di puncak klasemen. Poin the Doctor sekarang adalah 65, hasil dari 2 kali runner up (2×20) plus sekali kemenangan yang bernilai 25 poin. Mantep deh, konsisten :-D

Dari seberangnya lagi Barca menggunduli Real Madrid 6-2. Ini membuat peluang madrid untuk membuat comeback luar biasa menjadi pupus. Selisih kembali melebar menjadi 7 poin. Tampaknya di akhir musim yang bakal berpesta adalah Barca. Bukan penggemar barcelona sih, tapi pengennya si Barca yang juara musim ini, terutama di Liga Champions, secara saya eneg banget liat kiprah klub Inggris (subyektif mode : ON ) :mrgreen:

Terakhir tentu saja si Dahsyat Manny Pacquiao yang berhasil merobohkan Hatton. Makin gile aja ni Philipino, bakal makin laris manis, terkenal n tentu aja banyak uang dia. Sepadan banget dengan apa yang selalu ditunjukkannya di Ring. Selamat Pacman!

Yah itu aja dulu, akhir pekan dah lewat. Sekarang udah hari senin lagi. Selamat beraktivitas temen-temen :-D

Kaka memilih bertahan di Milan

rumor-kakaPemain bintang kesayangan Milan, Ricardo Izecson dos Santos Leite alias Kaka akhirnya memutuskan untuk menolak tawaran pindah ke Manchester City. Kaka menyatakan bahwa uang bukan segalanya, kecintaannya kepada klub dan Orang-orang di Milan membuatnya mengambil keputusan untuk menolak tawaran transfer gila dari Manchester City.

I’m soo..Happy!!

Hari ini saya sangat bahagia sekali mendengar berita menggembirakan ini. Terus terang saya gelisah dengan rumor kepindahan Kaka menuju Manchester City. Kedengaran lebai memang, tapi untuk diketahui bahwa saya adalah seorang milanisti sejati. Milan akan selalu berhubungan dengan kehidupan saya secara tidak langsung. Percaya atau tidak, hati ini bisa terasa uring-uringan bila klub kesayangan saya sedang mengalami periode buruk. Apalagi bila pemain bintangnya “diusik” oleh klub lain, sedih sekali hati ini kalo mengingat kejadian dimana Shevchenko menerima tawaran Chelsea beberapa tahun yang lalu, dan kini saya lega karena Kaka tidak mengikuti jejak Sheva :-D

Kaka adalah Pemain Hebat

Kaka adalah salah satu pemain Milan yang sangat saya idolakan. Datang pada tahun 2004, Kaka langsung mencuri perhatian publik. Di tahun debutnya dia sudah mampu membuat playmaker utama Milan waktu itu yaitu Manuel Rui Costa harus menyingkir.

Driblenya maut dan insting mencetak golnya pun tak kalah yahud dibanding seorang striker murni. Torehan Top Skor Liga Champions musim 2006/2007 membuktikan bagaimana tajamnya pemain yang berposisi sebagai playmaker ini.

Bersama Milan, Kaka telah meraih Scudetto, Liga Champions, Juara Dunia antar Klub, serta sepasang penghargaan individual yaitu gelar pemain terbaik Eropa dan Dunia pada tahun 2007 lalu.

Kaka yang religius dan ga suka gonta-ganti cewek

kaka-carolineDi luar lapangan Kaka terkenal religius dan tidak suka dengan kehidupan hura-hura layaknya seorang bintang yang bergaji tinggi. Dia pun tak suka bergonta ganti pacar, Kaka tetap setia dengan pacar yang sekarang telah dinikahinya dan ia pun telah dikaruniai seorang anak.

Sungguh perilaku yang terpuji, walau sebenarnya dia tentu mudah sekali untuk bergonta ganti cewek sesukanya bila ia mau, apa sih yang kurang dari Kaka? Wajah tampan, pemain terbaik dunia 2007, serta so pasti banyak uang, namun dia tetaplah seorang yang rendah hati dan religius.

Sering kali dia menunjukkan kaus dalam yang bertuliskan “I Belong to Jesus” ketika merayakan golnya, tak lupa ia selalu menunjuk keatas, pertanda bahwa dia mensyukuri segala yang Tuhan berikan kepadanya.

Rumor transfer itu

Kembali menuju rumor transfer, pertemuan antar Adriano Galliani, pihak Kaka dan City serta Big Boss Milan yang juga Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi akhirnya mengeluarkan hasil bahwa Kaka akan tetap bertahan di klub yang ia cintai. Berlusconi berucap bahwa kaka sendiri yang memilih bertahan di Milan dan meletakkkan Cinta diatas uang.

Jersey Milan yang dibanggakan

Rombongan supporter yang menolak kepergian Kaka datang menuju tempat tinggal Kaka dan berusaha untuk membujuk sang pemain bintang agar tetap bertahan. Kedatangan segerombolan fans ternyata disambut Kaka. Walau tidak bertemu dari dekat, namun Kaka menunjukkan kecintaannya pada klub dengan melambaikan Jersey (kostum) Milan kepunyaannya dari Jendela. Kaka menepuk dadanya sebagai lambang loyalitas akan klub yang telah membesarkan namanya.

Kaka said..

Tidak sedikitpun ada niat dari Kaka untuk meninggalkan Milan, dia menyatakan bahagia dengan suasana klub dan sangat senang dengan orang-orang baik yang mengelilinginya selama ini di Milan. “Saya tidak ingin uang. Saya merasa sudah berada di tempat yang benar dimana orang menghormati dan mencintai saya. Saya bahagia berada di Milan. Keluarga saya mendukung keputusan ini. Saya bersama hati saya,” lanjut Kaka.

ricky-kaka“Di Milan ada orang-orang yang luar biasa. Sekedar menginformasikan saya tidak pernah dan tak akan pernah bertanya tentang kenaikan gaji saya di klub ini. Setiap orang teralu baik di sini. Saya sudah sangat berterima kasih. Saya akan merayakannya di rumah dengan teman-teman dekat saya bahwa ini sudah berakhir. Kini saya akan melanjutkan karier di Milan,” beber mantan pemain terbaik dunia ini.

“Saya kuat bersama Tuhan dan pilihan ini adalah pilihan saya dengan Tuhan. Bila klub ini menerima tawaran City, itu terdengar mengecewakan. Tapi saya sama sekali tidak berniat ke sana.”

Bahkan Kaka dikabarkan sama sekali tidak tertarik mendengar penawaran dari utusan City

Back to the field

Kini saatnya konsentrasi kembali dialihkan kepada perburuan Scudetto 2009 dan piala UEFA. Dengan Kaka, Milan tentu akan tetap kuat dan sanggup bersaing.

Bursa transfer baru akan ditutup pada akhir januari ini, jadi sebagai fans Milan, saya tentu sangat berharap bahwa tidak akan ada lagi manuver dari Manchester City untuk menelikung Kaka pada detik-detik terakhir. Seperti yang kita tahu, dengan dukungan dana berlimpah dari pemiliknya, maka bukan tidak mungkin Manchester City akan semakin kalap dan mencoba segala cara.

Akhir kata, terima kasih Kaka atas keputusanmu bertahan bersama klub yang sama-sama kita cintai. Hidup Ricky Kaka!! Forza Milan!! :-D

Maaf karena postingan terlalu panjang, karena saya menulisnya dalam keadaan senang :-D Bagi yang ga suka bola, harap ga usah dihiraukan tulisan ini. Hanyalah sebuah curahan hati dari seorang penggemar berat Milan :-D

Pacquaio Dahsyat! De la Hoya kalah

The Golden Boy Oscar De la Hoya rupanya sudah melewati masa keemasannya. Bertarung melawan jagoan Philipina Manny “Pacman” Pacquaio, De la Hoya kalah TKO karena kubu Oscar sepakat untuk tidak meneruskan pertandingan karena kondisinya yang boleh dibilang sudah “hancur-hancuran.” Oscar mengakui bahwa lawannya lebih baik dan dia memang tidak bisa berbuat apa-apa malam itu. Wajah bagian kiri De la Hoya bisa menggambarkan bagaimana dahsyatnya gempuran Pacquaio minggu kemarin.

Hasil ini boleh dibilang cukup sensasional bagi kubu Pacquaio. Pacman mesti menaikkan berat badannya untuk bertarung meladeni De la hoya di kelas welter. Oscar sendiri sebelumnya terbiasa bertarung di kelas menengah. Petinju yang lebih kecil ternyata belum tentu kalah melawan yang lebih besar. Pacquaio mengatakan bahwa kecepatan menjadi kunci kemenangannya.

Kemenangan ini tentu akan membuat Pacquaio semakin laris dan menaikkan daya tawarnya. Sedangkan bagi Oscar, pertarungan ini semakin menggelembungkan rekening banknya. Oscar de la Hoya adalah mesin uang, dia pun pandai berbisnis selain bertinju. Namun kini tampaknya dia mesti bersiap-siap untuk pensiun. Oscar sudah sering kalah dalam pertarungan melawan petinju hebat, sebelum Pacquaio, nama Felix Trinidad, Shane Mosley dan tentu saja Floyd Mayweather Jr telah berhasil membuatnya bertekuk lutut. Selama ini dia tetap dapat melakoni pertarungan-pertarungan dengan bayaran tinggi karena reputasi masa lalunya yang memang kinclong. Namun bagaimanapun, seorang Oscar De la Hoya tetaplah merupakan salah satu petinju hebat yang pernah ada.

Tampaknya Pacquaio akan mendapat pertarungan hebat dengan bayaran berlimpah pada tahun 2009 nanti. Pacman mengaku siap menghadapi siapapun, termasuk jagoan Inggris Ricky Hatton. Bahkan Pacquaio bersedia bila mesti bertanding di kandang Hatton. Kita lihat saja nanti apakah pertarungan tersebut benar-benar terealisasi. Untuk saat ini, Selamat untuk Pacquaio!! :-D

Yang Ching Shun Grand Champion of Guinness 9ball tour 2008

Guinness 9ball Tour asia 2008 akhirnya memasuki fase paling akhir setelah melewati 5 seri dan meloloskan 10 pebiliar terbaik asia untuk berlaga pada babak GrandFinal yang dilangsungkan di Mall Taman Anggrek, Jakarta-Indonesia 24-26 Oktober 2008.

Indonesia beruntung karena kebagian jatah GrandFinal dan berhak mendapat wildcard yang diberikan kepada pemain kita Ricky Yang. Karena ga bisa nonton langsung, maka saya dengan setia nongkrong di depan tv dari hari jumat sampe minggu untuk nonton acara ini, walau adik protes karena saluran indovision di rumah “dibajak” selama 3 hari untuk nonton biliar seharian :mrgreen:

Indonesia lagi-lagi tak mampu menunjukkan prestasi yang memuaskan pada ajang ini, Ricky Yang tak mampu lolos dari babak penyisihan. Sempat mengalahkan jago Filipina “gaga” Gabica, namun perjuanganRicky Yang mesti kandas di tangan pebiliar muda berusia 19 tahun Wu Chia Ching. (masa kalah sama anak kecil yah hehe :mrgreen: ) Sebagai info, Wu Chia Ching bukan bocah sembarangan karena dia adalah pemegang gelar juara dunia 9ball termuda yaitu juara dunia pada umur 16 tahun tepatnya pada tahun 2005. Former World Champion kalo orang bule bilang :-D Dia juga pernah juara dunia untuk kategori 8ball dan bulan lalu hampir saja menjuarai kategori 10ball jika tidak dihentikan oleh Darren Appleton di final. :mrgreen: Ricky Yang kalah 9-3 dan mesti puas “hanya” membawa hadiah $2200 sebagai imbalan bagi peserta yang tidak lolos dari babak penyisihan.

Pada babak semifinal terjadi pertarungan sangat seru, Alex “the Lion” Pagulayan (juara dunia 9ball 2004) berhadapan dengan Wu Chia Ching (juara dunia 9ball 2005). Alex yang tingkah lakunya sangat kocak dan menghibur akhirnya harus takluk oleh Wu dengan skor 9-6. Pada semifinal lainnya mempertemukan pemain rangking 1 dunia saat ini, Dennis Orcollo melawan “the son of pool” Yang Ching Shun. Kali ini Yang Ching Shun tak terbendung dan berhak berlaga di babak final melawan muridnya yaitu Wu Chia Ching.

Mall Taman Anggrek

Partai final berlangsung sangat menarik, dimana Wu mendominasi pada awal pertandingan dan sempat leading 7-4, namun karena kesalahan kecil akhirnya momentum berbalik dan Yang Ching Shun menyudahi pertarungan dramatis tersebut dengan skor 11-9. Wu tentu kecewa karena tak dapat meraih 1 pun trophy kejuaraan asia, padahal ia adalah seorang mantan juara dunia. Sebaliknya Yang Ching Shun (yang juga merupakan mentor dari Wu) telah berkali-kali juara asia termasuk kemarin, namun uniknya dia tak sekalipun pernah kebagian untuk menjuarai kejuaraan dunia. Mirip Timnas sepakbola Belanda kali yee, permainan si oke, tapi ga pernah juara dunia :-D

inilah sang Grand Champion

Sebagai juara Yang Ching Shun berhak atas prize money sebesar $36.000 (dikit amat yak kalo dibandingin hadiah pemain tenis, tapi kalo untuk saya si rasanya banyak banget hehe :lol: ) Wu Chia Ching sebagai runner up mendapat hadiah $10.000. Kalo dihitung-hitung Wu lumayan kaya untuk anak berusia 19 tahun. 2 bulan ini aja uang hadiahnya udah terkumpul $50.000 lebih, wuah ternyata kalo memiliki skill (dalam bidang apa aja) dan dimaksimalkan, maka rewardnya pasti juga memuaskan :-D

Udah ah nonton biliarnya, kasian blog ngawur ini dicuekin aja.

Guinness 9ball tour 1st leg

chang

Seminggu sebelum hari raya Nyepi guinnes 9 ball tour asia untuk tahun 2008 digulirkan. Seperti biasa pebilliar top asia banyak meramaikan seri pertama yang dilangsungkan di Cina Taipe ini, namun seperti yang sudah2, banyak pula pemain dengan standar “world class” dari Asia tak berpartisipasi dengan alasan kuota pemain yang terbatas ataupun alasan lainnya.

Banyak partai seru dan menegangkan terjadi, diantaranya :

1. Alex Pagulayan vs Yang Ching Shun

Alex yang memegang kendali pada posisi hill-hill akhirnya kalah 8-9 setelah luput memasukkan bola 5 yang posisinya sangat mudah.

Pelajaran yang bisa diambil :

jangan sekali kali meremehkan pekerjaan yang belum selesai walaupun sepintas tampak gampang

janganlah menyerah hingga partai atau pekerjaan atau apapun belum benar benar berakhir, we will never know what might be happen :-)

Read more

FORZA MILAN

milan

yee lagi seneng hari ini karena kemaren milan berhasil melengkapi gelar liga championsnya dengan menjuarai piala dunia antar klub di Jepang. Milan menundukkan Boca Juniors dengan skor 4-2.

Setelah sempet dag dig dug melihat gol balasan cepat boca setelah semenit sebelumnya pippo inzaghi membuka keunggulan milan, akhirnya hati sedikit plong setelah nesta dan si hebat kaka membuat skor melebar menjadi 3-1. Gol pamungkas milan oleh Inzaghi membuat hati tambah yakin kalau musim terakhir maldini bakal dihiasi oleh gelar juara dunia yang telah dinanti sejak amat lama oleh klub sekelas Milan. Walau ambrosini sempat membuat gol bunuh diri dan kaladze terkena kartu merah, milan tetap tak tertahankan untuk menggapai trofi.

The other story is ricky kaka yang memboyong hampir semua gelar individual tahun ini, mulai dari topskor liga champions, pemain terbaik eropa <dan hampir pasti juga pemain terbaik dunia :-) >, adidas golden ball di piala dunia antar klub kemarin hingga pemain terbaik turnamen yang berhak atas sebuah kunci mobil toyota sekalian mobilnya kek..kek.. TOP Markotop dah!

Read more