Search results for terpenting

Cosa Aranda Ebook – Instant Internet Business Ideas

Ebook terbaru dari Cosa aranda yang berjudul Instant Internet Business Ideas adalah sebuah panduan yang amat membantu bagi orang yang kebingungan dalam mencari sebuah ide bisnis internet. Udah punya ebooknya? Kalo iya udah punya berarti udah tau sendiri kan :mrgreen:

Dapet informasi ebook ini ya dari status mas Cosa di Facebook. Langsung aja deh beli pas produknya mulai dijual. Apalagi ada diskon, langsung tertarik deh.

Jika kita mencoba sebuah model usaha untuk mencari uang atau tambahan uang saku di internet, maka awalnya pasti perlu ide. Banyak kan orang yang bingung menentukan ide. Jika ga ada ide memangnya mau melakukan apa. Nah ebook ini menjawab kebutuhan tersebut dan membantu pembacanya untuk mendapatkan ide secara cepat.
Setelah membaca ebook ini pasti sebagian orang akan berkata “oh iya ya, koq selama ini ga kepikiran ya nyari ide dengan cara seperti ini?” :-D

Yang menarik adalah dalam ebook ini juga disertakan sebuah permainan yang bisa kita mainkan untuk memilih sebuah ide dan tentunya akan lebih berguna bila langsung dipraktekkan segera, ga pake nunda besok, lusa, minggu depan, dst. :-D

Bahasa yang digunakan menulis adalah bahasa sehari-hari yang tidak kaku, jadi enak aja bacanya. Bagi yang udah kebanjiran ide mungkin belum perlu beli, tapi bagi yang selalu kekurangan ide untuk menjalankan bisnis internet maka ebook ini amat cocok untuk dibeli. Memang bakal banyak ide setelah baca ebook ini, malah kebanjiran ide mungkin, namun penekanannya adalah setelah membaca ebook ini dan mendapat sebuah ide, maka hal yang terpenting adalah segera praktek. Ide kalo tidak diwujudkan akan sia-sia kan.

Bagi yang tertarik untuk membeli Ebook Cosa Aranda – Instant Internet Business Idea maka bisa membeli lewat link berikut (link affiliasi saya :mrgreen: )

Klik disini untuk mendapatkan Ebook Instant Internet Business Ideas atau klik bannernya di pojok kanan atas.

Selamat membaca dan mempraktekkan :-D

Membentuk kebiasaan (yang baik)

“ Pikiran atau tindakan apa saja yang anda lakukan secara berulang ulang pada akhirnya akan menjadi sebuah kebiasaan baru”

Bangun siang selama sebulan berturut turut akan membuat anda malas bangun pagi ( kecuali dibangunin Sandra Dewi trus diajak jalan-jalan :mrgreen: )

Mencontek setiap kali ada ulangan di sekolah akan membuat anda malas belajar dan lebih mengandalkan contekan teman.

Mengumpat setiap kali ada kejadian yang kurang berkenan dengan anda akan membuat anda menjadi “tukang misuh”

Hati-hati apabila anda melakukan suatu kegiatan dengan intensitas yang berulang ulang. Syukur apabila kegiatan itu adalah kegiatan yang positif dan pantas untuk terus dilanjutkan serta dijadikan kebiasaan. Namun bila kegiatan atau tindakan yang anda lakukan secara berulang ulang adalah suatu kebiasaan buruk, maka sudah saatnya untuk segera berubah.

Waktu SMA dulu saya suka sekali menunda pekerjaan. Awalnya karena lelah seharian beraktivitas. Lama kelamaan saya terbiasa menunda-nunda dan akhirnya benar-benar sulit untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Saya suka menunda belajar (padahal emang ga pernah belajar dan kadang-kadang suka bolos sekolah :mrgreen: ), suka menunda mengerjakan tugas sekolah sehingga akhirnya selalu kelabakan sehari sebelum tugas itu dikumpulkan.

Kebiasaan tersebut mulai berubah semenjak saat kuliah. Terdesak akan keinginan untuk lulus dengan nilai yang baik, maka ‘dengan terpaksa’ saya meninggalkan kebiasaan menunda saya. Sangat berat awalnya, namun setelah rutin dilakukan maka lambat laun kebiasaan tersebut jadi hilang, bila tidak hilang sama sekali setidaknya berkurang.

Ternyata benar apa yang sering ditulis di buku-buku motivasi itu, bahwa suatu tindakan jika dilakukan secara berulang-ulang maka akan menjadi sebuah kebiasaan baru. Terpikir oleh saya, alangkah ‘kerennya’ bila kebiasaan-kebiasaan baik mulai saya ciptakan sendiri agar kehidupan saya menjadi lebih berguna lagi :-D
Prakteknya ternyata sulit, masih banyak kebiasaan kurang baik yang tidak bisa berubah ( baca : tepatnya saya sendiri/kita sendiri yang tak mau/tak punya niat untuk merubahnya)

Target saya ‘membiasakan’ kebiasaan 1 bulan ke depan ga muluk-muluk deh, saya ikrarkan (cieee….lambemu dan bahasamu ke laut aje :mrgreen: ) bahwa urutan prioritas yang saya posting kemaren harus segera menjadi kebiasaan yang bisa saya lakukan tanpa hati ini merasa dongkol, susah, terpaksa, malas dsb. Saya ingin tindakan itu bisa saya lakukan layaknya saya sarapan pagi (enteng banget sarapan, tinggal ambil hidangan di meja, trus dimakan, beres dah :-D )

Tapi bisa ga ya..??
Moga-moga bisa dan memang harus bisa :-D

Prioritas : dahulukan yang terpenting

Senang sekali bila kita bisa mengendalikan waktu seperti pada film-film fiksi. Anda suka komik jepang DragonBall Z? jika iya anda pasti tahu bahwa dalam cerita komik tersebut dikisahkan terdapat ruangan waktu, dimana kelebihan dari ruangan tersebut adalah penggunanya dapat memperlambat waktu. 1 jam di ruangan tersebut sama dengan setahun di dunia manusia ( bener ga ya, lupa nih ceritanya :mrgreen: ) Jika kita hanya punya waktu sehari untuk mempersiapkan diri maka kita tinggal masuk ke ruangan itu untuk memperlama waktu persiapan kita. Mengkhayal sekali ya.. :-D

Pastinya hal hal diatas hanya khayalan karena waktu tidak bisa dikendalikan dan setiap orang di dunia ini hanya disediakan masing-masing selama 24 jam sehari, maka sangat penting bila kita bisa mengelola waktu yang terbatas tersebut. Apabila anda bekerja di kantor dan juga mencari penghasilan tambahan melalui internet, pasti kesibukan anda terasa amat luar biasa apabila tidak mengelola waktu dengan baik. Belum lagi jika sudah berkeluarga, membayangkan saja saya sudah terbayang bagaimana banyaknya kegiatan yang mesti diatur bagi mereka yang berkeluarga dan juga beraktivitas offline sekaligus online.

Pernahkan anda merasa sudah melakukan banyak sekali kegiatan pada hari itu namun ko ternyata hasilnya tidak seperti yang anda harapkan dan hasilnya rasanya tidak sebanyak yang anda kerjakan tadi. Nah apa yang kira-kira terjadi, apa yang salah. Kita sudah bekerja dari jam 7 pagi hingga jam 12 malam, namun mengapa rasanya tidak ada pekerjaan yang beres diselesaikan. Saya termasuk orang yang sering mengalami masalah itu.

Akhirnya saya mendapat saran dari seorang teman yang kehidupannya jauh sangat teratur jika dibanding saya yang serba ‘serabutan’ ini :-D Sarannya sangat simple yaitu : Kerjakan yang terpenting terlebih dahulu. Ya hanya itu saran dari teman saya. Dia menyuruh saya untuk menuliskan hal-hal yang mesti saya kerjakan esok hari lalu menyusunnya berurutan sesuai dengan hirarkhi : yang terpenting ditulis paling atas. Aturan mainnya adalah kita mesti mengerjakan pekerjaan itu sesuai dengan urutan yang kita tulis dan kita mesti menyelesaikan yang paling atas terlebih dahulu baru kemudian mengerjakan yang berikutnya sesuai urutan.

Contohnya saya membuat list seperti dibawah ini : (tak mesti sama setiap harinya)

1. Update beberapa blog sambil cari bahan konten untuk update selanjutnya.

2. Login ke akun-akun yang bisa memberi tambahan penghasilan atau paling ga berhubungan sama usaha pencarian tambahan uang saku :mrgreen: tujuannya untuk monitor hasil hari kemarin, evaluasi campaign (bila pas pasang ppc), submit job atau cari job (bila reviewan :-D ), kumpulin keyword-keyword baru, bales email akun manajer (sapa tau kemaren nanya sesuatu) dan blah..blah..blah… (karena newbie pemula maka yang dimonitor adalah receh receh aja :oops: dikit dikit jadi bukit hehe.. :mrgreen: )

3. Cari-cari link buat si blog :-D (serabutan dan seadanya bo, ga ngerti SEO nih)

4. Trus bila sudah selesai 1 mpe 3 baru acara santai : blogwalking yummy :-D , forum-forum, chat haha hihi hehe hoho, nonton n kesasar di situs warna biru :mrgreen: , ngaskus, cek email, browsing sana sini, blah blah blah blah… de el el yang ga jelas juntrungannya :mrgreen:

Terkadang jika mengikuti aturan (harus mengerjakan yang paling atas dulu hingga selesai baru kemudian mengerjakan dibawahnya) maka pekerjaan kadang tak terselesaikan semua dalam 1 hari. Namun kabar baiknya adalah bahwa setidaknya kita telah mengerjakan hal yang berguna hari itu walau tak semuanya. Itu lebih baik dibanding jika kita bekerja keras tanpa arah pada hari itu namun tidak efisien.

Posting tadi cuma curhat loh :-D Berguna setidaknya untuk saya. Tiap orang saya yakin pasti punya metode kerja sendiri-sendiri yang cocok untuk dirinya sendiri. Ada yang mau share tentang bahasan sejenis? Silahkan tinggalkan url postingannya, dengan senang hati saya akan membacanya. Saya selalu ber terima kasih sekali buat temen-temen yang sering menulis sesuatu berguna untuk teman yang lain di blognya :-D

Oke laporan selesai untuk hari ini, selamat berakhir pekan teman-teman :-D

Lakukan yang terpenting terlebih dahulu

Ada buku yang highly recommended buat dibaca, judulnya CHAMP!ON karangan Darmadi Darmawangsa. Isinya gimana? wah baca deh, ga nyesel, ini buku bagus buat yang suka mencari buku tentang pengembangan diri. Saya mau nyontek trus taruh disini dulu ah salah satu babnya :mrgreen: Siapa tau besok bukunya dipinjem temen trus ga dibalikin, kan jadi tetep bisa baca di blog ini hehehe….

Pesan dari bab tersebut oleh Bapak Darmadi Darmawangsa :

Jika kita memberikan semua waktu dan energi pada hal yang remeh, kita tidak akan mempunyai waktu untuk hal-hal yang lebih penting. Mulailah hidup dengan mengedepankan prioritas yang terutama dalam hidup anda. Kebanyakan orang tidak meraih kebahagiaan dalam hidupnya dikarenakan mereka belum mendefinisikan arti dari kebahagiaan yang mereka inginkan.

Happy reading… :mrgreen:

Seorang guru bijak berdiri dihadapan murid-muridnya. Dengan tenang diambilnya sebuah akuarium kecil yang terbuat dari kaca yang bulat. Kemudian ia memasukkan ke dalamnya beberapa bola golf hingga penuh. Ia lalu bertanya kepada muridnya apakah akuarium itu telah penuh. Para murid setuju melihat kondisi akuarium yang telah diisi penuh oleh bola golf. Sang Guru kemudian mengambil batu-batu kerikil berbagai ukuran kemudian mengisinya ke dalam akuarium. Ia kembali bertanya apakah akuarium tersebut telah penuh. Para murid sedikit agak malu akan jawaban mereka yang pertama, kembali mengangguk dan menyetujui secara aklamasi bahwa akuarium tersebut telah penuh. Kembali sang Guru mengambil sekantung pasir dan menumpahkannya ke dalam akuarium hingga terisi penuh. Dengan tanpa ekspresi ia menanyakan pertanyaan yang sama seperti pada awal demonstrasinya. Kali ini para murid mulai tertawa mengingat keluguan mereka dan dengan lantang berkata “kali ini sudah penuh guru.” Sang Guru kemudian mengambil dua cangkir kopi dan menuangkannya ke dalam akuarium itu dan anehnya masih ada ruang dalam akuarium itu. Guru itu lalu berkata, akuarium ini melambangkan hidup anda, bola golf melambangkan prioritas terpenting dalam hidup anda, seperti suami-istri, anak2, kesehatan anda. Semua prioritas yang saya sebutkan adalah hal yang sangat penting. Batu-batu kerikil adalah prioritas kedua yang penting, pasir melambangkan hal2 sepele dalam hidup anda. Jika anda menaruh pasir terlebih dahulu ke dama akuarium maka tidak akan cukup ruang untuk meletakkan bola2 golf dan kerikil.” Kemudia salah seorang murid bertanya, “yang 2 cangkir kopi melambangkan apa pak?” Sambil tersenyum sang Guru berkata, “Seberapapun padatnya waktu kita, masih ada waktu untuk bercengkerama dengan seorang teman.”

Read more